kamu salah memilih
Covid-29
Oleh : Sosyati Rutas Ataupah S.Kep
15 hari sejak terdeteksi positif covid 19 oleh diri saya sendiri tapi hari ini barulah hari kelima saya di isoman.
stay here to reading countinue......
mmm how i start it........???
Saya tidak ingin menyalahkan opa covid-19 dalam hal ini karena semua ini bukan mutlak kesalahannya tapi karena kelalaian diri saya juga gak mau bertanya .Why me .....or...ini kesalahanmu karena tidak prokes...... kamu ini kamu itu ,meraka begini mereka begitu... no i dont...im accept it dengan lapang dada selebar lapangan bung karno.
saya, gadis dewasa yang sudah malang melintang di jagad ini 40 year more,,bekerja sebagai seorang perawat di rumah perawatan usia lanjut atau lazim disebut panti jompo atau panti werda,,,bisa dibilang pekerjaan ini menguras tenaga ,pikiran emosi dan kantong tetap aja kosong ( nikmati apa yang Tuhan sediakan).saya adalah tipe pekerja itu menurut pacar saya Nassim pria kelahiran Belanda ini..( wkwkkw pamer.....)
Nassim selalu protes setiap saat kami vidio call dan dia masih melihat saya berada di tempat saya bekerja,tapi akhirnya dia luluh saat tau kalau saya mencintai pekerjaan saya dan ingin melakukannya totally gak setengah hati.Bukan hanya seorang Nassim,Abang saya pernah bilang kamu itu harusnya duduk di balik meja bukan ganti pampers atau buang kotoran orang,,,,,, dosen saya Mam Nila pernah bilang kalau kamu mau saya bisa urus kamu ke luar Negeri dan lain sebagainya...tapi saya tidak tau kenapa saya masih berada di tempat seperti ini.
to be countinue .........
Setelah satu tahun terperangkap dalam dekapan opa covid-19 kami berusaha dengan peralatan perang seadanya mempertahankan benteng agar tidak ditembus oleh pasukan opa covid-19
Namun apa daya awal bulan juni tepatnya tgl 4 juni 2021 akhirnya jebol juga benteng kami...si opa covid -19 masuk dan berkenalan dengan tubuh renta,kulit keriput dan lutur bengkok ini hingga renggut beberapa dari tubuh rapuh itu karena tak mampu menahan muntahan yang merajai hari dan diare yang mengerogoti perut...." his go on".... hanya itu kata yang mampu terlontarka .
sistim karantina di perlakukan bagi semua penghuni juga pekerja.(namun masih saja ada yang bandelll melanggar prokes.. with many reason ).kebetulan kami memiliki tiga unit ruang perawatan dengan kapasitas pasien 100 full ...(kalau terisi penuh...) dengan kariawan secukupnya ada unit dengan 6 orang assisten perawat dan ada unit dengan 5 assisten perawat dan unit saya puji Tuhan ada 6 assisten perawat dan satu perawat profesional ( karena disini semua orang menyebut diri perawat sehingga saya menyebut diri saya perawat profesional wkwkkwk .) setelah akhir bulan juni.... unit dimana aku menjaga nya agar tak menerima opa covid-29 akhirnyapun dikalahkan ....... saya sadar sepenuhnya kalau saya adalah pembawa virus itu........ sayalah yang menyebabkan wajah sayu ,tubuh layu dan rambut putih yg menandakan kebijakan nya terpapar....dont say why.......jawabanya adalah karena saya mobile ke unit lain untuk swab dan tindakan lain juga tidak prokes dengan baik atau kelalaian saya yang lain ( saya terpapar langsung dengan melakukan swab buat opa oma dan kariawan yang saya lakukan / 3 hari).
swab hari pertama
don't stop reading guys......
saat di nyatakan positif saya langsung memblokade tempat dimana saya bekerja ( unit perawatan semua penghuni di unit saya adalah opa oma yang bedreat total dengan bantuan penuh comorbit takterkontrol) 2 opa di nyatakan positif dengan keluhan demam ,batuk pilek sesak napas butuh perawatan extra. dengan 7 tenaga dan 24 opa oma bedrest bukan hal yg sangat mudah.....kami mulai membagi tugas.....saat ini saya menolak untuk masuk ruang isolasi dengan alasan saya masih harus mobile ke unit yang lain.
namun di hari kedua keadaan umum kedua opa semakin memburuk memaksa saya untuk langsung turun mengurus....( walau saya tau para assiaten perawat mampu melakukannya namun mereka hanya tau memberimakan minum mandi dan tidak dapat mendiagnosa kelanjuran dr kondisi) saya mulai menjaga 12 jam/ hari tanpa makan dan minum apalagi tidur.saya pilih untuk shift malam karena kalau malam tak ada bala bantuan yg bisa di datangkan kalau dalam situasi bantuan hidup dasar karena semua unit dalam keadaan yang genting.
putusan yang tepat menurut saya...saya dan rekan saya awal kudus mulai menangani khusus covid dengan observasi ketat berharap segala sesuatu boleh berjalan dengan baik.( pujiTuhan all is moving well)
To be countinue ........!??
setelah memasuki hari ke 8 teman saya Duma ( bukan istri Judika ya,,,,) tumbang batuk pilek demam.....akhirnya dia di istirahatkan tapi masih dalam unit tidak pulang......all is moving well semua pekerjaan kami pegang sendiri....sampai menyapu dan mengepel.
gak berakhir di situ
opa belum pulih masih hari kesekian batuk dan sesak masih saja menjadi idola membuat nafsu makan menurun,sariawan dan demam.....
hari ke- 12 badan terasa sakit kaki berat untuk di angkat....serasa habis di gebuk orang sekampung...saat di tanya saya hanya bilang ini akibat olahraga berat ( kebetulan olag raga yg kami jalani ini berat pushup,situp,restok dll)
hari ke 12 saya mulai sesak napas ,,,demam im still say to my self im okey.... walau saya tau saya sudah positif.....( pakai indra ke enam😀😀) aku gak mau tumbang pasti jadi bahan omongan sepanti jompo ini,,saya sehat dan kerja aja jadi bahan omongan apalagi sakit...( aku sangat menjaga hal yang satu ini ), apa lagi Tgl 4 agustus 2021, itu adaah schedule saya dan rekan-rekan untuk vaksin ke-2. saya terus menyemangati diri saya untuk terus bertahan dalam kesakitan ( pantas aja para lansia banyak yang tutup usia di luaran panti).
Tangal 4 saya nekad untuk vaksin ke 2 dengan segala konsekwensi yang akan terjadi termasuk harus menutup usia ( ngeri kali bah cerita ku ini ),saya menahan rasa sakit kepala sakit badan sesak dan demam berangkat dari Bogor ke Cilandak.wakti scrinning saya di bilang dokter kamu positif covid ya..? saya ngotot gak covid, pada hal tanggal 1 saya sudah swab dan hasilnya saya positif.
Ingat bangat saat sesak spo2 70% rasanya sudah hampir inallilahi,,,tangis tak meneteskan. air mata tapi hanya kata penghiburan buat diri sendiri,
Kali ini saya saya info buat teman kuliah online saya Jalur B UNAI meminta dukungan doa dan saya mendapat respon yang luar biasa melalui telepon dan juga materi untuk keperluan obat-obatan teman-teman gerejapun mengirimkan bahan makanan ( berkat yang sungguh luar biasa )
feel better lah...... tanggal 7 sgustus 2021 pukul 16:00wib akhirnya aku benar2,tumbang dan diisolasi mandiri bersama rekan saya awal kudus dan sutrisno lapin sahabat2 yang serasa saudara yang selalu mengerti mendengar dan menenangkan kegundahan thanks alot ya ( jaga imun ya,,,,kita masih harus berjuang, buat masa depan )
Perjalanan ini bukan karena aku,kamu atau dia,bukan karena sudah vaksin atau belum,bukan karena kamu tua atau muda atau bla....bla...bla.....bla... tapi ini yang disebut "DISASTER" so hows to know.... kalau bencana itu datang..?.
Hari ke -6 menjadi kaum rebahan dengan feeling bad, nausea,vomitus,diare,and dyspnoe not yet finaly karena aku stresss ( tak biasa menjadi kaum rebahan)
this day i. weak up ......snd say
Thank you Jesus for a new day.....kembali mendengar audio renungan pagi penyejuk iman... setelah itu kembali nonton youtube and jari lentikkupun mulai memainkan keypey hp menekan huruf demi huruf merangkai untai kata.....teriakku dalam diam....
Setelah insiden kecil tanpa darah aku dan pimpinanku kemarin aku merasa sesak napas berkepanjsngan....nyeri dada ( aku comorbit asma) dan sejak saya mendiagnosa diri saya positif dengan keluhan sesak napas,saya merasa sesak napas ini tidak sama dengan sesak napas penderita asma...( lebih dasyat),namun apalah daya ku hanya kariawan biasa yang tak mampu membela diri....aku hanya bisa membela tubuh renta takberdaya semampuku.
Aku berada di titik nadir terendah saat ini,karena sang covid salah memilih saya untuk menikmati semua rasa yang ku kalau...aku juga bersyukur bisa merasakan apa yang dirasakan poleh irang lain selama ini....terima kasih sudah mengajarkan saya untuk terus menjaga diri,menjaga orang disekitar kita,menjalankan protokol kesehatan sesuai dengan aturan yang benar..........
salam sehat tetap semangat
Tuhan memberkati kita semu
peace and love💝💕
°°°Bersambung°°°°°°
Komentar
Posting Komentar