Salon Renita
RENITA SALON
Oleh : Susyati Rutas Ataupah S.Kep
Begini nasib jadi bujangan kemana saja tiada yag larang asalkan suka walapun tak punya uang sebait lagu dari koesplus ...yang tenar di zamannya setelah sekian purnama tidak pernah healing karena terpenjara oleh kakek corona akhirnya aku memberanikan diri mencari suasana yang bisa menyenangkan hati sekaligus healing yang sedikit berkompeten wkwkkwkwk tanpa pikir panjang membeli tiket menuju kota batik 7 jam perjalanan cukup melelahkan,namun menyenangkan...
karena bisa langsung menuju salon untuk memanjakan diri...banyak sekali rekomendasi salon saat aku bertanya pada mbah google namun hanya satu yang menarik yaitu salon Retnita dari namanya sudah tidak asing seperti sudah sering aku dengar namanya ia ...
Tapi dimana ya....... setelah dipikir cukup lama baru aku sadar Retnita nama teman saya bukan Renita aku tersenyum sendiri dengan semua kebodohan kecilku
. aku maklum sudah mulai demensia
Tanpa berpikir panjang aku memesan kendaraan online memilih harga yang murah di kantong yaitu grab bike...
dari luar kelihatan sepi dan tanpa berpenghuni setelah dengan takut takut melangkah masuk ternyata wooooow..... .... full music bikin hati yang gundah jadi tenang.
Aku mempercayakan kepalaku untuk di obrak-abrik sama tangan-tangan terampil, takterasa 2 jam berlalu rasa pegal di pundak dan sakit kepalaku juga hilang,,aku melangkah dengan pasti dan hati riang...intinya kalau puyeng, pegel, dan bedmut salonin aja di Renita..... kisah singkat bersama Renita Salon
Komentar
Posting Komentar